Momon Lagi

Momon (klub Sansibar) memang sedang berjaya, kemarin minggu, 15 Juni 2008 ia berhasil menjadi yang terbaik di kejuaraan Indosat Open seri 2 untuk tunggal putra, sehingga ia berhasil menggondol dua seri, karena seri sebelumnya ia juga berhasil menjadi yang terbaik, kalau sebelumnya di seri pertama ia menjadi pemenang dengan berhasil mengalahkan Gatot, kemarin ia berhasil mengalahkan Dikot dengan skor 3-2. Di usianya yang telah melewati usia 40 tahun, Momon masih tetap berjaya di kelas tunggal umum putra, hal ini patut kita contoh, karena ternyata usia tidak menghalangi seseorang untuk berprestasi. Kalau saya cermati hal inipun dapat kita lihat di tingkat dunia, misal Saive, Chen Weixing, Perrson, Schlager dan banyak lagi yang lainnya masih menjadi pemain dunia yang ditakuti walaupun usianya tidak muda lagi, sehingga hal ini memperkuat kita lagi bahwa tenis meja tidak dibatasi oleh usia.

Di pertandingan kemarin memang banyak pemain yang berasal dari Jawa Barat, untuk pemain dari luar Jawa Barat masih kurang, hal ini mungkin disebabkan pemain dari daerah lain sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON, namun kemarin, tim Lampung turun dengan kekuatan penuh, ada Dikot, Helmi, Dian Mauli, Yoga dan Hansen. Turunnya tim PON Lampung ini sebagai ajang uji coba untuk berlaga di PON nanti.

Hasil pertandingan untuk Indosat Open ini dapat di lihat di : tenismeja.net

foto : juara tunggal pa (momon, kedua dari kiri)

fotografer : Abeng FLICK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: