Pingpong Kampung

Gokil, ada-ada saja panitia kejuaraan tenis meja UATM Cup 2008 beberapa waktu lalu. Di tahun 2008, mereka menambahkan kategori pingpong kampung di kejuaraan UATM Cup. Nah, ternyata kategori ini mempunyai aturan yang aneh, sesuai dengan kata pingpong kampung, pemain yang main harus menggunakan sarung, tanpa sepatu dan menggunakan bet tanpa karet. Jadi, mungkin pemain yang bagus pun belum tentu bisa menang.
Dengan menggunakan sarung, para pemain akan merasakan kesulitan dalam bermain, apalagi jika diberi bola-bola yang jauh dari badan, pasti akan kesulitan mengejar, karena terhalang oleh sarung. Kemudian dengan menggunakan bet tanpa karet, yang hanya beralaskan kayu saja, menjadikan baik pemain maupun lawan akan sulit mengatur bola, karena bola yang dipukul ataupun yang diterima tidak tentu putaran dan kecepatannya.
Kategori ini memang dipertadingkan untuk memeriahkan suasana pertandingan saja, agar pertandingan bertambah seru dan menarik.
Kayaknya cocok juga nih dipertandingkan di 17 Agustusan…..

One Response to “Pingpong Kampung”

  1. Kiki Says:

    hihii lucu juga…
    kreatif euy…

    Ini Ilham 98 yah??
    Ini kiki planologi 2000

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: