Kejuaraan dunia baru saja usai, dan hasilnya telah terlihat. Cina begitu mendominasi di kejuaraan ini dengan merebut semua juara di semua kategori. di tunggal putra dan putri, kita dapat melihat bahwa mereka menempatkan semua pemainnya di semifinal, tanpa memberikan kesempatan sedikit pun kepada lawan-lawannya
Negara-negara lain sama sekali tidak ada yang mampu menandingi permainan pemain Cina saat ini. Sepertinya Cina akan berkuasa dalam dunia tenis meja dalam waktu yang relatif cukup lama.
May 6, 2009 at 11:58 am |
Salam olahraga,
Negeri China merajai TM:
1. Apakah tidak ada seorang Indonesia yang mampu menganisisnya kenapa ?
2. Kalau ditiru saja sistem pelatihan China apakah Indonesia juga bisa ?
3. Sepertinya kompetisi dunia TM menjadi tidak menarik lagi, karena sudah dirajai oleh China.
May 7, 2009 at 1:40 pm |
1. Sebenarnya hal ini sudah dirasakan oleh uni Eropa beberapa tahun belakang ini, bahkan mereka melalui ETTU sudah membuat meeting khusus bagaimana mengatasi Cina, segala daya dan upaya telah mereka usahakan, baik melalui liga yang terencana, pemusatan latihan dll, namun apa daya Cina memang sulit terbendung. Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat Cina begitu kuat di tenis meja, yang pertama, adalah dukungan full pemerintahnya, dan mereka mengatakan bahwa tenis meja merupakan olahraga nasional, bayangkan saja, ketika olimpiade lalu di Cina, tenis meja merupakan salah satu olahraga yang paling banyak di tonton oleh rakyat Cina. Yang kedua, pola pembinaan yang sangat terarah dari sejak kecil. Yang ketiga, adanya liga yang sangat terencana dan rutin, lihat saja, para pemain tenis meja nasional Indonesia saat ini bermain di liga B Cina, namun tak mampu berbuat banyak. Yang keempat, pola pemusatan latihan yang sangat baik bagi pemain nasional dan klub2 yang ada di sana. Yang kelima, sarana dan prasarana mereka sangat lengkap dan komplet. yang keenam, produsen perlengkapan tenis meja sangat mensupport pemain Cina, dan mereka buatkan karet dengan kualitas terbaik bagi para pemain nasionalnya. Yang ketujuh, para pemain nasionalnya rutin mengikuti pertandingan tingkat dunia di luar negeri, misal ITTF Pro Tour. Yang kedelapan, mereka memiliki pelatih yang mumpuni dan berpengalaman dan biasanya merupakan para pemain terbaik dunia sebelumnya, sehingga tentunya mudah sekali mencetak para pemain dunia, contoh Liu Guoliang saat ini sebagai pelatih Cina. Yang kesembilan, Cina memiliki banyak pemain tenis meja dengan kualitas sangat baik, sehingga persaingan antar pemain sangat ketat, yang akhirnya menghasilkan pola seleksi yang ketat dan menghasilkan pemain yang sangat berkualitas. Yang kesepuluh, dari sejak usia dini pemain Cina sudah dikirim ke berbagia kejuaraan tingkat dunia, tengok saja saat ini Ma Long, usianya masih muda dan sudah berprestasi. Dan masih banyak lagi hal2 yang menbuat Cina begitu hebat di tenis meja.
2. Indonesia bagaimana ? Liga saja tidak ada, prasarana khusus untuk tenis meja nasional tidak ada, Mengikuti kejuaraan rutin tingkat dunia juga jarang, semisal ITTF pro tour…..belum lagi yang lainnya…
3. Itulah tantangannya, masih ada peluang, Timo Boll masih bisa tembus, kemudian juga dari segi sejarah juga pernah terbukti ketika Cina sedang merajai, terselip para pemain tenis meja dari Swedia, semisal Waldner dapat menghadapi Cina. Mungkin tinggal tunggu waktu saja kapan Cina dapat tertandingi, namun entah kapan waktu itu datang……….
May 10, 2009 at 3:00 pm |
Walapun semua sistem pelatihan sudah diadopsi, apakah mungkin masih bisa menyaingi mereka? Sepertinya bukan ini masalhanya.
Pasti ada rahasia2 tehnik tenis meja mereka.
May 11, 2009 at 12:07 am |
Kayaknya, step by step, baru bisa ngejar, wong yang dasarnya aja kita gak punya
May 30, 2009 at 2:10 am |
kalau olahragawan dunia, pertama yang dicari adalah mensana in corporisano kemudian uang dengan sendirinya datang.kalau olahragawan kita/Indonesia, berapa dulu duitnya kalau menang,baru latihan gila-gilaan, kalau perlu sampai keluar angkasa di kirim atlet2-nya, tapi hasilnya cuma jago kandang.
Untuk menjadi seperti Cina, anak2 dari usia SD sudah dikenalkan TM dengan program latihan yang terarah, dana kucuran dari pemerintah untuk pembinaan (pelatih TM bukan pemain TM) juga jangan di korupsi, dijamin indonesia hanya butuh waktu 5 tahun dari sekarang menjadi juara dunia TM